Smad-lock dan folder Autorun.inf bukan Virus


Smad-lock , adalah folder yang dibuat oleh anti Virus SMADAV , yang berfungsi untuk menaruh file ( folder ) agar terlindung dari ulah ( aksi ) Virus yang ada di komputer yang sudah terinfeksi.

Untuk lebih jelasnya.. silakan baca read ME.txt yang ada didalam folder smad-lock tsb:

[Instruksi penggunaan folder Δ Smad-Lock Δ Smadav]

  • Folder Smad-Lock ini adalah folder teraman dari infeksi virus.
  • Virus hampir tidak mungkin dapat memasuki folder ini.
  • Jadi, semua file yang Anda taruh dalam folder ini SANGAT AMAN dari infeksi virus.
  • Anda tidak boleh me-rename nama folder ini sedikitpun.
  • Folder ini sebaiknya hanya diisi dengan file office berjenis DOC, XLS, PPT, dan semua file office sejenisnya.
  • Dalam folder ini sebenarnya Anda dapat mengisi file yang bukan berjenis dokumen office, tapi sebaiknya ketika Anda membuka file tersebut jangan langsung di dalam folder ini, Anda dapat memindahkan file tersebut keluar folder ini terlebih dahulu sebelum membukanya.

Disamping membuat folder smad-lock smadAV anti Virus juga membuat folder Autorun.inf , yang berfungsi untuk menahan aksi Virus yang membuat file Autorun.inf yang digunakan Virus untuk meng-eksekusi file Virus bila Flashdisk ditancapkan ke komputer…

Cara  Proteksi Flash Disk Dari Virus

Pada umumnya virus menyebar dengan berbagai cara dan media, salah satuya penyebaran dan penularan virus melalui media flash disk. Biasanya virus tercopy pada saat proses tranfer data dari Komputer yang terinfeksi, tapi yang berbahaya lagi virus yang mampu menanam file virus dan menginfecsi file pada flash disk dan sekaligus membuat file auto run pada flash disk kita. Sehingga pada saat flash disk dicolokin atau terhubung ke pc lain virus tersebut mampu menjalankan aksinya karena file auto run ini. Antara lain virus yang akhir – akhir ini membuat heboh metode penyebarannya dengan cara demikian , seperti virus Shortcut (Virus hary Potter), virus Conficker dan banyak virus lain yang menggunakan metode penyebaran auto run ini.

Berikut Salah satu cara pencegahan agar flash disk agar tidak tertular virus yaitu dengan cara memanfaatkan salah satu fasilitas anti virus portable buatan indonesia yaitu anti virus smadav.

Salah satu fasilitas yang disediakan anti virus smadav yaitu fasilitas  Smad-Lock. Dengan Smad Lock ini Maka hampir tidak mungkin virus dapat menembus dan menginfeksi Flash Disk dan file yang ada pada flash disk kita.
Kenapa demikian ? Smadav Smad-Lock akan membuat folder Δ Smad-Lock Δ dan folder autorun.inf yang terproteksi kuat pada flash disk kita. Dengan demikian virus tidak akan mampu masuk dan tidak mampu membuat file auto run untuk menggantikan atau mereplace file auto run yang dibuat oleh Smadav Smad-Lock ini.

Berikut ini langkah untuk mengaktifkan Smadav Smad Lock :

  1. Download anti virus Portable SMADAV di web resmi SMADAV http://www.smadav.net/smadav.zip
  2. Extrac dan Jalankan anti virus SMADAV
  3. Pilih Tidak bila ada tidak ingin menjalankan fasilitas real time protection.
  4. Klik menu tool dan pilih menu Smad Lock.
  5. Pada daftar drive nya pilih dan beri tanda flash disk anda kemudian klik menu Lock

Setelah menjalankan hal ini maka otomatis pada Flash disk akan ada folder dengan nama Δ Smad-Lock Δ dan file auto run.inf  (hidden folder file).

Tips penting agar Flash Disk dan Komputer terhindar dari virus :

  • Simpanlah semua file anda pada folder Δ Smad-Lock Δ. Dan jangan merename atau menghapus folder Δ Smad-Lock Δ dan file autorun.inf (Hidden yang bergambar gembok) yang ada pada flash disk anda tersebut.
  • Bila anda akan membuka atau menjalankan file pada flash disk anda terlebih dulu anda keluarkan file anda dari folder Δ Smad-Lock Δ, karena file tidak bisa dijalankan selama ada di dalam folder Δ Smad-Lock Δ.
  • Matikan menu auto Run pada komputer anda. Cara ini untuk menghindarkan Computer kita dari virus yang yang mengunakan metode auto run.

Mematikan Auto run Pada Computer :

  • Masuk menu Run >>> ketik gpedit.msc >>> enter >> Klik menu computer configuration >>> Administratif template >>> System >>> Doble klik pada Turn Off Autoplay >>> Pilih enable dan turn off auto play on : all drive >>> apply >> OK
  • Klik menu User configuration >>> Administratif template >>> System >>> Doble klik pada Turn Off Autoplay >>> Pilih enable dan turn off auto play on : all drive >>> apply >> OK
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: